SEMARANG : Missing The Playground

MISSING THE PLAYGROUND

Bagi kalian yang masih belum paham apa itu Missing The Playground, ini merupakan sebuah acara yang terinspirasi dari skateboarding yang dimana didalamnya diisi dengan Art & Photo Exhibition serta seluruh arsip yang mempresentasikan perkembangan skateboarding di kota Semarang selama lebih dari 20 tahun, selain itu acara ini juga sebagai wujud protes semarang skateboarder atas hilangnya tempat/sarana bermain mereka sehari-hari, namun wujud protes ini disampaikan dengan cara berkreatifitas.

Menurut kami, acara ini juga akan memberikan knowledge bagi masyarakat luas dimana skateboarding itu tidak melulu menjadi permainan atau bahkan olahraga diatas papan beroda. Arti yang lebih dalam akan kultur skateboarding ini bisa kalian dapatkan didalam acara ini.

“Masih terpikir untuk tidak datang?”

Berikut adalah latar belakang acara ini.

Saat ini pertumbuhan ekonomi di kota Semarang sudah semakin maju, hal ini ditandai dengan banyaknya pembangunan infrastruktur dan renovasi fasilitas umum di setiap sudut kota. Berbicara tentang dinamika kota besar di Indonesia dapat dipastikan kita dapat melihat kegiatan anak muda (budaya anak muda, youth culture, sub culture) seperti graffiti, street art, dsb. Salah satu nya yang menarik untuk dibahas adalah skateboarding., perkembangan skateboarding ini sendiri tidak bisa dipungkiri akan sangat dipengaruhi oleh pertumbuhan suatu daerah.

Namun, seiring berjalannya waktu keberadaan tempat bermain dan berkumpul bagi para skateboarder justru berbanding terbalik dengan kemajuan pembangunan di kota Semarang, dimana secara perlahan skateboarder kehilangan tempat bermainnya selama ini. Belum lama ini, telah dibangun salah satu fasilitas skatepark yang disediakan pemerintah sekilas hanya terkesan untuk sekedar dibangun tanpa adanya perhatian dalam bidang desain dan spesifikasi.

Keadaan ini, memantik perhatian dari para pegiat skateboard, lintas generasi agar bersama sama sadar dan bisa bersikap melihat ketidakjelasan ekosistem skateboard di Semarang.

Melalui momen ini diharapkan akan menjadi titik balik akan hakekat sub-kultur skateboarding yang sebenarnya agar kembali beraktivitas di ruang publik dalam hubungan sosial antar pengguna serta dalam waktu tertentu .

Exhibition Project
Menggali pemaknaan baru terhadap kebutuhan ruang bermain dalam skena skateboarding. Dari perspektif kawan – kawan yang memiliki aktifitas keseharian dan latar belakang yang beragam namun beririsan dengan skate, Dalam proyek pameran ini kemudian di presentasikan dalam bentuk karya visual video, foto, zine, ilustrasi, desain grafis, produk, hingga merchandise. Diluar itu, kami juga membuat sebuah refleksi perjalanan bagaimana skena skateboarding di Semarang tumbuh melalui presentasi arsip foto yang mampu dikumpulkan dari tahun 1998 ~ 2018. Hal tersebut bertujuan untuk merefleksi sejauh apa skate berkembang dan menjadi bagian dari aktifitas masyarakat kota Semarang.
Venue
Gallery Positive +~ Warung Penang 2nd Floor
Opening Exhibition& Talkshow 24 Agustus ~ 2 September 2018-08-17
Pukul 19.00 ~ 11.00 WIB

Artist in collaboration
Arga Aulia Mahardhika
Azis Wicaksono
Bramastya Bayu Sadewa
Chrisma Purwa
Dhika Adikara
Ismawadi Utomo
Rifqi Zulhilmi
Zulhiczar Arie

Archivist
Adhityo Widodo
Arijiwo Ruman Pradito
Galih Rahmanto
Gunandi Budiharjo
Lintang Naresworo
Yoga Satriya Aji

Musics
Maha
Aik

WhatsApp chat