FTG : Basket Court & Collaboration Series

FTG skateboard, sebuah brand papan asal Indonesia yang memiliki homebased di Kota Bogor ini lahir pada tahun 2017. FTG dimiliki oleh 3 founder yaitu Fahmi Tebow, Indra Tembem dan Hendri Gele, berasal dari inisial ketiga founder itulah nama FTG terbentuk.

Di awal Agustus 2018 FTG merilis artikel terbaru mereka dan pada kali ini mereka langsung merilis 2 artikel sekaligus.

Artikel pertama adalah Basket Court, dimana hal ini terinspirasi dari masa kecil ketiga founder FTG yang masing-masing memiliki tim basket favorit dan tim basket tersebut masih selalu teringat dibenak mereka hingga saat ini.

Untuk artikel kedua, FTG berkolaborasi dengan Mahdi Albart, seorang skateboarder asal Kota Bogor yang juga merupakan salah satu anggota keluarga dari kami,TREANT store. Mahdi dikenal sebagai skateboarder yang memiliki karakter skating yang unik dan asik, selain itu Mahdi juga memiliki style gambar/desain yang baik.

Konsep yang ingin diangkat pada grafis kolaborasi ini approach-nya adalah ilustratif, playfull dan fun tanpa meninggalkan karakter modern dan minimalis yang dimiliki oleh FTG.

Pada kolaborasi ini ada 2 grafis yang dibuat oleh Mahdi yaitu Endless Fun dan Stoned Bunny, dimana Endless Fun bercerita tentang asal usul terbentuknya brand FTG itu sendiri dan juga terinspirasi dari cerita-cerita founder FTG yang tidak bisa move on dari skateboarding walaupun udah pernah vakum selama belasan tahun. Skateboarding yang selalu menjadi escape plan bagi mereka dan portal menuju kesenangan di kala sedang suntuk dengan keadaan, baik itu dari masalah pekerjaan maupun hal-hal lainnya. Melalui grafis Endless Fun ini Mahdi mendedikasikan karyanya untuk para founder FTG dan juga seluruh skateboarder yang mencintai skateboarding sebagai bentuk kesenangan tanpa akhir. Dari segi teknis, tiga smiley head itu mewakili tiga foundernya FTG skateboard sedangkan elemen floral menyimbolkan ekspresi kebahagiaan.

Untuk grafis kedua adalah Stoned Bunny, dimana ide ini berangkat dari keresahan seorang Mahdi Albart yang mendengar skateboarding selalu disangkut pautkan dengan hidup yang trouble dan dekat dengan narkoba. Perihal ini yang menurut Mahdi “Full of Shit” dan tidak ada landasannya, karena menurut dia seorang skateboarder ya skating aja, soal lifestyle itu merupakan pembawaan personal si skateboarder masing-masing dan lifestyle seseorang tidak bisa dipaksakan untuk menjadi lifestyle orang lain karena setiap orang memiliki prinsip dan pilihan hidupnya masing-masing.

Mahdi mencoba mentransfer ide dari permasalah ini kedalam bentuk satir di grafis papan FTG. Seekor kelinci yang lagi “STONED” sambil memegang papan skateboard, dimana grafis ini mendeskripsikan “Saking enjoy-nya seorang skateboarder dengan substance-nya, papan skateboardnya tidak dibuat main melainkan hanya dipegang saja”. Which is hal ini bikin si skateboarder itu menjadi seorang poser. Pemilihan karakter kelinci merupakan gaya ilustrasi Mahdi yang terkadang menggunakan figur binatang dan juga sebagai metafora atas “hawa nafsu yang tinggi”, sedangkan warna kuning dan pink yang terkesan girly hanya melengkapi konsep satir tersebut.

 

Bagi kalian yang tertarik dengan artikel terbaru dari FTG skateboard ini, kalian bisa dapatkan produk ini di TREANT atau secara pembelian online di toko kami. Keep skating, bro..

WhatsApp chat